BeritaLingga.com, Lingga – Kondisi Pelabuhan Dabo Singkep di Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau, semakin mengkhawatirkan.
Pelabuhan yang menjadi akses vital masyarakat untuk aktivitas ekonomi dan mobilitas harian ini kian mengalami kerusakan parah dan membahayakan keselamatan pengguna.
Pelabuhan tersebut berada di bawah pengelolaan Pemerintah Provinsi Kepri melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Kepri.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Namun sayangnya, minimnya pemeliharaan dan ketiadaan perbaikan membuat fasilitas pelabuhan semakin tidak layak.
Melalui Kepala Bidang Kepelabuhanan Dishub Provinsi Kepri, Azis Kasim Djou, mengungkapkan bahwa tidak adanya anggaran menjadi penyebab utama mandeknya rehabilitasi pelabuhan.
“Rehab seharusnya menggunakan dana DAK, tapi tahun ini DAK Fisik nihil. Kami terima fasilitas dalam kondisi begitu dari Pusat,” ujar Azis saat dikonfirmasi pada Selasa (6/5/2025).
Azis menambahkan bahwa selama ini anggaran pemeliharaan pelabuhan memang bergantung pada Dana Alokasi Khusus (DAK) yang disalurkan oleh pemerintah pusat. Namun, tahun ini, tidak ada realisasi dana tersebut.
“Anggaran pemeliharaan komitmennya dialokasikan dari Pusat melalui DAK. Karena tahun ini efisiensi, tidak ada penyaluran DAK Fisik dari Pusat,” jelasnya.
Dishub Kepri, kata Azis, sudah rutin mengusulkan perbaikan setiap tahun. Namun hingga kini, belum ada alokasi yang terealisasi untuk memperbaiki kondisi pelabuhan tersebut.
“Kami akan lakukan jika sudah ada penyediaan anggarannya, Bang. Kami tiap tahun sudah usul,” tegasnya.
Masyarakat Dabo Singkep berharap ada langkah konkret dari pemerintah daerah maupun pusat untuk segera memperbaiki fasilitas pelabuhan.
Sebab, pelabuhan ini bukan hanya soal infrastruktur, tetapi menyangkut keselamatan dan kebutuhan dasar transportasi ribuan warga.
Penulis : Suji
Editor : Red




























